Internet Marketing-ku|Perjuangan-ku|Pengalaman-ku

Hadiah Karikatur Lucu 01.12.08

Hadiah lucu untuk orang tercinta pernahkan memberikannya? kado oke untuk orang tercinta memang penting tapi…masalahnya banyak loh orang yang memberikan kado luar biasa mahal tapi ternyata tidak “mendongkrak” kita untuk di sayang mereka, kalau teman-teman  bingung mau kasih apa untuk orang tercinta hadiah lucu sebuah karikatur dari www.InfoKarikatur.com bisa loh di coba, soal harga sih menurut saya tidak mahal, saya pernah mendapatkan lebih mahal karena saya datangi pelukis-pelukis yang ada. ya…karena kurang pengalaman kena charge besar deh…dengan alasan seni.

semoga teman-teman tidak mengalami hal yang sama yah dalam memberikan kado tercinta buat orang tersayang.

Tjandra Danny| Advance SEO Certification 30.11.08

Advance SEO Certification-Akhirnya setelah 5 hari di gebrak habis belajar SEO, Saya selesai menjalani training ADVANCE SEO CERTIFICATION. 

cuma mau bilang ini aja deh…nanti di sambung lagi…ciau..

Pemula Di Bisnis Online 18.11.08

Teman-temanku di Internet. cuma ingin sharing nih..beberapa hari yang lalu ada orang tanyakan by email ke saya, di tanya bisnis online itu susah gak sih? kalau susah saya gak mau! ribet gak? dll caranya gimana dll.

uhm…saya terus terang agak bingung menjawab email dari orang seperti itu. mengapa tidak bingung saya, saya pikir tidak ada bisnis yang gampang semuanya susah. saya memiliki bisnis konvensional makan dan petshop kalau di bilang susah ya susah di bilang gampang ya gampang karena apa? ya saya enjoy melakukannya di samping modalnya yang besar otomatis saya harus serius menjalankan bisnis tersebut.

Nah untuk bisnis online lain hal nya, modal kecil bahkan saya pikir tanpa modal. kenapa begitu? ya..coba saja teman-teman pikir modalnya paling gak buat blog tul kan? sebenarnya modal di bisnis online hanya tenaga, pikiran,dan waktu disertai konsistensi. Misalnya seorang pemula di bisnis online ketika menemui masalah teknis, apa yang dilakukan? give up ? atau maju terus dan cari tahu? saya yakin dan saya juga pernah mengalaminya mendingan mundur saja…toh modalnya kecil gak berhasilpun gak papa. itu yang saya bilang MINDSET di bisnis online memang diperlukan sekali beda dengan bisnis konvesional yang sebenarnya tidak perlu MINDSET kuat karena sudah di pecut oleh modal yang besar(red.kalau gak berhasil modalnya hilang loh…hehehe)


Berikut pertanyaan dari seseorang kepada saya:


1.bagaimana saya harus memulainya(red.Bisnis Online)?
Jawab: memulai bisnis internet itu susah2 gampang dan perlu di ingat jangan tergiur oleh penawaran2
yang menjanjikan, saya sendiri pernah tertipu di penawaran menghasilkan duit lewat internet. itu yang pertama. lalu yang kedua anda perlu mentor. bisnis internet adalah real bisnis. kalau di luar sana ada yang memandang miring bisnis internet, uhm…sayang sekali mereka salah besar dan terlalu memandang sempit dunia yang tercipta sangat indah ini.
 
2. Lalu langkah-langkah saya bagaimana ?
jawab: Langkah pertama adalah temukan mentor, dan perlu sahabat ketahui tidak ada bisnis cepat kaya atau skema cepet kaya di internet. semuanya perlu proses, bukan 1-2 bulan jadi duit. kita perlu proses menjalani nya dan anda harus bayar harganya termasuk waktu dan tenaga. anda harus luangkan paling tidak 2 jam sehari mendalami apa itu bisnis di internet.

ada yang menanyakan pada saya “susah gak sih pak?” jawab saya: saya sudah memiliki bisnis konvensional makanan dan petshop dan sekarang mau terjun ke properti buat saya internet sama saja dengan bisnis konvensional saya karena apa? karena di internet banyak yang
gagal karena modal nya kecil dan kebanyakan dari mereka “coba-coba” hal tersebut lah yang menyebabkan mereka gagal” alias mindset nya gak kuat…
 
Nah untuk teman sekalian, kalau anda salah satu dari mereka sebaiknya tutup hati anda untuk bisnis internet, saya dan kawan2 berjanji bukan sekedar menawarkan  sebuah bisnis yang luar biasa tetapi saya juga berjanji memberikan resiko2 dan yang paling penting adalah MINDSET di bisnis internet.
misalnya ketika ada kesulitan teknis apa yang anda lakukan? give up? or coba lagi?
baru saja kemarin saya berbincang dengan seorang teman di internet, beliau mengajarkan sesuatu hal yang luar biasa pada saya, pada saat saya kesulitan beliau berkata “Mas, itu prosesnya nikmati saja” , teman saya di internet seorang Ardy Pratama mengatakan hal tersebut pada saya.
 
anda tahu maksudnya? banyak orang bekerja di luar tidak suka dengan pekerjaannya tetapi tetap di kerjakan, kenapa? karena terpaksa kah ? lakukan dengan suka cita maka hal teknis tidak menjadi beban justru sebaliknya itu tantangan yang harus di hadapi.  dan saya yakin hal teknis bisa dikalahkan kalau ada kemauan yang kuat. itu saja.

Kalau teman-teman memiliki pertanyaan seperti itu semoga bisa membuka pemikiran teman, bahwa benar sesungguhnya di Internet kita mempunyai peluang pendapatan yang sama tiap masing-masing orang. tetapi…teman harus memiliki kemauan yang kuat, lebih kuat dari apa yang anda bayangkan kalau memulai bisnis konvensional. Trust me. There’s no Free Lunch, you have to pay it with all you have.


 



Ada 7 cara menghasilkan uang dari Internet 22.10.08

Ada 7 cara menghasilkan uang dari Internet. yakni :

- website konten
- resale right
- product creation
- affiliate marketing
- forum
- domain parking
- services

Mungkin dalam tulisan kali ini tidak mungkin Saya bisa membahas semuanya,
Saya akan menjelaskan Salah satunya, yakni services. salah satu services
yang dapat menghasilkan uang adalah dengan Affiliate Marketing

Affiliate Marketing ini adalah salah satu hobby saya. Sangat mudah sekali untuk
mempromosikan barang orang lain, karena Anda hanya tinggal mempromosikan, tidak
perlu membuat surat penawaran, meriset market, dan menciptakan product sendiri.
Tapi ingat tidak semua barang bagus untuk di promosikan, karena beberapa pencipta
barang tidak mengerti bahwa ada atau tidaknya target market mereka.

Tetap sebagai marketer yang baik, Anda harus melihat terlebih dahulu ada atau
tidaknya target market Anda, setelah itu baru Anda mencari barang di market yang
dapat memenuhi kebutuhan orang tersebut. Memang sekarang ini sangat banyak tempat-tempat
yang menawarkan program affiliasi. Tapi tidak semuanya menjanjikan barang yang bagus untuk Anda

Satu hal yang paling cepat dalam menghasilkan melalui Internet Marketing
adalah Affiliate Marketing. Dan dipadukan dengan traffic tercepat, yakni PPC.
Dengan begitu Anda akan mendapatkan komisi dari Internet lebih cepat
Demikian dari Saya, jika Anda merasa ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips
dan trik lainnya,Saya mempunyai seorang teman ahli internet marketing, Namanya Peter Kohar

Membuat Sebuah Panduan Internet Marketing Terdahsyat tahun ini, Paket Revolusi Internet
1eBook, 19 Video Tutorial, 5 Audio CD, 1 Coretan Rahasia Hanya di Klik disini

Benarkah bisnis internet bisa mendatangkan uang melimpah ? 20.10.08

Banyak orang bertanya, benarkah bisnis internet bisa mendatangkan uang melimpah ? Jika benar lalu bagaimana caranya ?

Tentu saja bisa, karena apa ? karena saya telah membuktikannya. Yang kita butuhkan pertama adalah membuka pikiran kita tentang informasi yang diterima oleh kita, kita tidak pernah tahu apa dan manfaat informasi tersebut kalau kita tidak mau mau mendengarnya. Dan ingat tidak jalan pintas untuk sukses, setahu saya untuk sukses belajar dari yang terbaik melakukan yang terbaik untuk hal yang baik. Itu saja… dan menurut perjalanan saya di dunia internet marketing/ bisnis online dan apa itu namanya Pak Joko Susilo adalah salah satu orang terbaik dari apa yang selama ini saya pelajari dari internet, dari ilmu yang diberikan saya berhasil menghasilkan jutaan rupiah dari internet melalui website saya di www.HutangItuMulia.com , Pak Joko juga di Sistem Mesin Uang Otomatisnya menyebutkan bahwa beliau berhasil mendapatkan 70 jt/bulan hanya dari salah satu bisnis internetnya, dan update terbarunya beliau baru membeli Honda CRV baru dan murni dari bisnisnya yaitu FormulaBisnis.com

Seperti yang telah disebutkan beliau memulai bisnis internetnya bermodalkan 350.000 dan sekarang totalnya sudah mencapai tembus 2,5 milyar. Apakah anda juga mau? Apakah anda mau tahu tentang apa sih SMOU itu? Silakan kunjungi linknya di www.MyFormulaBisnis.com

Link tersebut adalah link Affiliate saya, kalau anda berniat mendapatkan ilmu pak Joko ada baiknya anda menggunakan link affiliate dari saya, karena apa? Karena saya anda akan saya beri e-book senilai 120.000 tentang “Mengubah hutang menjadi asset” anda bisa cek di www.HutangItuMulia.com , mengapa saya berikan gratis? Ini adalah bentuk terimakasih saya pada Pak Joko, karena beliau website saya www.HutangItuMulia.com telah menghasilkan “duit” dari internet meskipun belum sedahsyat beliau tapi saya yakin di kemudian hari saya bisa. Anda mau? Silakan kunjungi www.MyFormulaBisnis.com

 

DotComSecrets.com contest 19.10.08


3 Syarat Jadi Pengusaha by SudutPandang.com 18.10.08

Apa ketiga syarat itu?

Pertama: Berani meninggalkan zona nyaman.

Setiap orang selalu merindukan zona nyaman. Mereka setengah mati berusaha meraihnya. Dan setibanya di zona tersebut mereka istirahat dan menikmati kenyamanan. Sayangnya, sebagian besar tertidur di zona itu, tak mau bergerak, sehingga tanpa sadar zona itu lama-lama tidak nyaman dan bahkan cenderung berbahaya. Dan ketika sadar, ia tak mampu lagi keluar dari zona nyaman dan — apa boleh buat — ia terjabak di sana selamanya.

Salah satu zona nyaman yang berbahaya bagi karyawan adalah gaji atau pendapatan yang tetap. Sedangkan bagi pengusaha adalah penguasaan pasar atau kestabilan perusahaan.

Nah, mereka yang berbakat jadi pengusaha adalah mereka yang tidak terjebak dalam zona nyaman. Bahkan mereka cenderung mencari tantangan untuk menciptakan zona nyaman baru. Mereka berani bertarung di pasar. Mereka berani menjual harta yang dimilikinya untuk memulai usaha. Susi Pujiastuti, sang ekportir hasil laut terbesar di negeri ini misalnya, memodali sendiri bisnisnya dengan menjual anting-anting dan gelangnya seharga Rp 750 ribu. Saya sendiri sempat “menggadaikan” rumah dan menjual mobil ketika usaha saya sempat goncang di tengah jalan.

Sementara Ollie dan Angel berani meninggalkan zona aman sebagai karyawan dengan gaji tetap demi membesarkan toko buku onlinenya (Kutukutubuku.com), butik onlinenya (Heartyboutique.com) serta solusi toko onlinenya (TukuSolution.com). Contoh lain, Iim Fahima dan Adhitia Sofyan berani meninggalkan gaji mewahnya sebagai karyawan biro iklan tradisional dan masa depannya yang cerah di sana, untuk membangun konsultan komunikasi pemasaran online Virus Communications.

Ketika sudah jadi pun, mereka yang berjiwa pengusaha tidak berhenti. Mereka biasanya resah dan segera berusaha meninggalkan zona aman “bisnis sudah jadi”. Mereka terus berpacu untuk membesarkan usahanya. Uang mereka tidak dibiarkan menganggur di bank, reksanada dan sejenisnya. Mereka tumpahkan harta mereka untuk menciptakan peluang baru.

Kedua, Fokus.

Memang ada saja pengusaha yang sukses meski ia tidak fokus di bisnis terntentu. Meski demikian, setahu saya, lebih banyak pengusaha yang sukses karena fokus ketimbang yang kurang fokus. Bill Gates tutup mata bertahun-tahun sepanjang hidupnya hanya fokus di bisnis peranti lunak, dan dia menjadi orang terkaya di dunia13 tahun berturut-turut. Susi Pudjiastuti yang setiap hari bergelut dengan ikan, kini jadi eksportir hasil laut terbesar. Sebaliknya, kebanyakan konglomerat yang masuk ke sana ke mari, bahkan membuat bank ketika boom bisnis finasial 1980-an, akhirnya terpuruk dan jadi pasien BPPN.

Fokus itu bertahun-tahun. Bukan cuma beberapa tahun. Apalagi beberapa bulan. Maka fokus di sini adalah fokus yang butuh kesadaran dan penuh passion.

Ketiga, Determinasi.

Pengusaha itu jatuh sekali, bangun dua kali. Jatuh dua kali, bangun tiga kali. Jatuh sepuluh kali, bangun sebelas kali, dan seterusnya. Sama seperti laba-laba membangun sarangnya. Ia terus menerus merajut sarang. Meski kena angin dan jatuh, ia kembali lagi meneruskan sarangnya agar jadi utuh. Jatuh lagi pun, ia kembali lagi. Seperti tak kenal lelah. Tak kenal kecewa. Tak kenal putusasa. Tak kenal mengeluh.

Mereka punya determinasi.

Tak kenal menyerah sebelum saatnya.

Perasaan apa yang dialami oleh seseorang ketika ber hutang pada bank? 18.10.08

Miming Pandai mengelola hutang baiknya sehingga omset perusahaannya mencapai puluhan miliar hanya dalam waktu dua tahun. Bagaimana?

Perasaan apa yang dialami oleh seseorang ketika ber hutang pada bank? Malukah atau merasa khawatir tidak mampu membayar angsuran?. “Kedua perasaan itu pernah saya alami dua setengah tahun yang lalu,” kenang Miming Pangarah, pemilik perusahaan percetakan asal Bandung, Indoprint. “Bila sekarang, berapa pun besarnya jumlah hutang yang di tawarkan pasti saya akan ambil,” tukasnya. Pada tahun 2002 Miming hanyalah pengusaha biasa dan belum dikenal sukses seperti sekarang.

Baru setelah dia mendapatkan berkah dari ‘bermain hutang bank’ namanya berkibar khususnya di kalangan komunitas Entreprenur University (EU). “Saya belajar bagaimana caranya agar uang dapat bekerja untuk kita,” ungkapnya. “Sebelum ini, saya hanya mempunyai hutang sekian puluh juta, dan pada waktu itu saya hanya berfikir bagaimana caranya agar hutang saya lunas. Saya berbuat bagaimana menutupi hutang, ternyata itu adalah cara yang salah!” katanya.

Belajar dari pentolan EU, yakni Purdi E Chandra, ia baru paham di dalam menjalankan bisnis yang lebih tepat adalah bukan berusaha bagaimana agar hutang-hutang menjadi lunas, tetapi sebaliknya adalah bagaimana agar bisa mendapatkan hutang lebih besar dari utang tersebut. Maka ketika dia hanya memiliki hutang kecil, ia mengaku mesti bekerja menjaga toko mati-matian agar bisa menutup tanggungan angsuran bulanan. “Kebalikan dengan sekarang, besarnya bunga yang harus saya bayar per bulan kepada bank kira-kira Rp 60 juta, tetapi bukan saya yang membayar, karena keuntungan bisnis yang berjalan itulah yang menutup sendiri,” paparnya. Logikanya sederhana. Hitungan kasar bunga bank adalah sekitar 1,5% besarnya tiap bulan. Sedangkan profit yang didapatkan dari bisnis paling tidak adalah 5% dan bisa lebih. Dari situ besar bunga yang mesti ditanggung sudah tertutup masih ditambah sisa keuntungannya. Meski selisih hanya 3,5% itu sudah cukup besar bila dikalikan dengan jumlah hutang sebesar Rp 500 juta, misalnya.

Mengenai resiko kredit  macet karena bisnis yang tidak bisa jalan atau merugi Miming menepis bahwa kemungkinan itu kecil terjadi asalkan pengusaha disiplin dalam mengelola manajemen keuangan. Prinsip yang harus dipegang bahwa menggunakan kuncuran kredit untuk keperluan konsumtif adalah tabu dilakukan. Ia mewanti-wanti bila orang sudah mulai berani menggunakan sekian ribu uang dari bank untuk di luar kepentingan bisnis, maka hal sembrono itu akan terus terulang dalam jumlah yang makin membesar. “Saya pastikan bahwa dia akan bangkrut,” ancamnya. Miming membenarkan bahwa masalah yang kerap dihadapi oleh pelaku usaha tingkat UKM ketika berhubungan dengan bank adalah tidak bisa meyakinkan pihak pemberi utang. Maka sejak awal hendak mengajukan keredit ia telah menerapkan pembukuan yang mengikuti standar berikut neraca dan rekening koran. “Laporan ke uangan kita buat bagus sehingga bank percaya sama kita,” ujarnya. Soal agunan? Bukan masalah, karena aset yang di miliki itulah yang diagunkan, “Sehingga resiko tidak ada, karena paling-paling ruko saya yang diambil,” ucapnya enteng.

Saat ini ia mengaku sudah mempunyai lima buah ruko dan sedang membangun pabrik percetakan sendiri, di samping membuka usaha yang lain yaitu beberapa buah salon yang di waralabakan, BPR, usaha sablon, dan juga telah membeli franchise Primagama. Sehingga total asset yang di miliki adalah sekitar Rp 7 miliar yang di capai hanya dalam tempo 2,5 tahun. Sedangkan total kredit mencapai sekitar Rp 3,5 miliar besarnya. “Ketika dulu saya takut sama bank, omset bisnis saya kira-kira cuma Rp 150 juta setahun, sekarang ketika saya berani menggunakan hutang bank omset saya sudah di atas 10 miliar setahun,” tuturnya mantap. Kredit dalam jumlah besar tentu saja tidak bisa diharapkan dengan serta-merta. “Saya juga mulai dari jumlah kecil,” ujarnya. Pertamakali mengajukan kredit senilai Rp 30 juta, kemudian meningkat seiring dengan pertambahan aset yang di hasilkan dari kucuran dana sebelumnya. “Maka perlu sekali untuk menjaga hubungan baik dengan tidak membuat kesalahan dengan bank,” imbuhnya. Meski jaringan usahanya sudah mulai menggurita bukan berarti pembicara aktif EU tersebut mesti sibuk mengurusi bisnis tiap hari. Sebaiknya dia leluasa menjalani aktifitasnya berkeliling sebagai pembicara ke berbagai kota di seluruh Indonesia baik di Jakarta, Cilegon, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Palembang, Padang, Denpasar dan lain-lain. “Saya adalah orang yang paling dicari setelah Pak Purdi,” katanya. Sedangkan urusan bisnis ia telah mempercayaksan pada SDM yang menangani secara profesional. “Saya menerapkan manajemen profesional termasuk untuk menggaji diri saya,” tuturnya. Ia ingin meyakinkan bahwa kalau dengan apa yang dilakukannya dia bisa melakukan loncatan seperti sekarang, tentu orang lain akan bisa pula.

Saya hanya ingin merubah pikiran banyak orang bahwa bisnis itu tidak mesti memakai uang, yang penting butuh keberanian,” tegasnya. Ditambahkan, “Ketika seseorang sudah memiliki niat untuk berbisnis, pikirkan bisnis jenis usahanya dan jalannya. Artinya tidak bisa hanya dengan berangan-angan tetapi sambil diam saja.” 

Sumber: http://www.garagarapurdi.com

Strategi Jitu Melunasi Hutang 18.10.08

Sudah lazim kita ketahui bahwa banyak diantara kita terlena oleh kemudahan dalam aplikasi pinjaman terutama kartu kredit , pinjaman tanpa agunan, koperasi simpan pinjaman dan lain-lain. Dengan mudahnya kita melakukan registrasi pinjaman untuk berbagai keperluan yang terkadang tidak kita manage atau kita perhitungkan sebelumnya. Akhirnya setelah cair pinjaman yang kita dapatkan kebanyakan beralih fungsi untuk kebutuhan konsumtif yang sebenarnya belum kita perlukan. Dan itu terus berulanng dan berulang dari pemberi kredit satu ke pemberi kredit yang lain, terlebih untuk pegawai swasta ataupun pegawai pemerintah,hanya berbekal slip gaji dan serangkaian data pribadi , dengan mudahnya kita bisa mencairkan suatu pinjaman. Perilaku tersebut sering tidak kita sadari dan baru kita tersadar setelah cicilan kita membengkak dan kita sudah tidak mampu membayarnya lagi. Stress, pemasukan digerogoti cicilan sedang kebutuhan sehari-hari kocar-kacir.

Kebanyakan pada posisi seperti tersebut di atas ,orang mengambil alternative yaitu kembali berhutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar cicilan hutang yang lama, dan itu terus berulang dan menimbulkan efek domino dari permasalahan hutang ,akhirnya muncullah budaya yang disebut gali lobang tutup lobang. Alternative kedua yaitu mencoba melirik peluang dengan mencari penghasilan tambahan atau peluang usaha untuk menutupi kebutuhannya. Tapi cara kedua ini kebanyakan fatal, karena memulai usaha dengan kondisi psikologis yang tertekan dan ketiadaan modal secara financial, jadilah usaha sampingan tersebut malah menjadi membuang-buang uang dan boomerang bagi kita, dengan kata lain untung belum pasti , tapi rugi dan hutang bertambah itu pasti
Jadi apabila kita sudah berada dalam kondisi :

1.hutangmenumpuk dan terus bertambah


2.kebutuhan sehari-hari kekurangan


3. bisnis sampingan gagal bahkan modal yang notabene juga hutang ikut amblas


4. Stress dan tertekan karena ditagih


5. kondisi keluarga menjadi tidak harmonis


6. stress karena kita kerja di kantor setiap hari tapi tidak menikmati gaji


Jawabannya masih bisa dan pasti bisa, karena badai pasti berlalu
Published & distributed by :
gbtraffic@yahoo.co.id

 

Source: http://id.shvoong.com

 

 

Usia tidak masalah memulai bisnis 15.10.08

Inilah kisah kegigihan Kolonel Sanders, pendiri waralaba ayam goreng terkenal KFC. Dia memulainya di usia 66 tahun. Pensiunan angkatan darat Amerika ini tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. Namun dia memiliki keahlian dalam memasak dan menawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Kolonel Harland Sanders adalah pelopor Kentucky Fried Chicken atau KFC yang telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam industri waralaba makanan siap saji di dunia.

Sosok Kolonel Sanders, bahkan kini menjadi simbol dari semangat kewirausahaan. Dia lahir pada 9 September 1890 di Henryville, Indiana, namun baru mulai aktif dalam mewaralabakan bisnis ayamnya di usia 65 tahun. Di usia 6 tahun, ayahnya meninggal dan Ibunya sudah tidak mampu bekerja lagi sehingga Harland muda harus menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3 tahun. Dengan kondisi ini ia harus memasak untuk keluarganya. Di masa ini dia sudah mulai menunjukkan kebolehannya.

Pada umur 7 tahun ia sudah pandai memasak di beberapa tempat memasak. Pada usia 10 tahun ia mendapatkan pekerjaan pertamanya didekat pertanian dengan gaji 2 dolar sebulan. Ketika berumur 12 tahun ibunya kembali menikah, sehingga ia meninggalkan rumah tempat tinggalnya untuk mendapatkan pekerjaan di pertanian di daerah Greenwood, Indiana. Selepas itu, ia berganti-ganti pekerjaan selama beberapa tahun.

Pertama, sebagai tukang parkir di usia 15 tahun di New Albany, Indiana dan kemudian menjadi tentara yang dikirim selama 6 bulan ke Kuba. Setelah itu ia menjadi petugas pemadam kebakaran, belajar ilmu hukum melalui korespondensi, praktik dalam pengadilan, asuransi, operator kapal feri, penjual ban, dan operator bengkel.

Di usia 40 tahun, Kolonel ini mulai memasak untuk orang yang bepergian yang singgah di bengkelnya di Corbin. Kolonel Sanders belum punya restoran pada saat itu. Ia menyajikan makanannya di ruang makan di bengkel tersebut. Karena semakin banyak orang yang datang ke tempatnya untuk makan, akhirnya ia pindah ke seberang jalan dekat penginapan dan restoran bisa menampung 142 orang.

Selama hampir 9 tahun ia menggunakan resep yang dibuatnya dengan teknik dasar memasak hingga saat ini. Citra Sander semakin baik. Gubernur Ruby Laffoon memberi penghargaan Kentucky Colonel pada tahun 1935 atas kontribusinya bagi negara bagian Cuisine. Dan pada tahun 1939, keberadaannya pertama kali terdaftar di Duncan Hines “Adventures in Good Eating.”

Di awal tahun 1950 jalan raya baru antar negara bagian direncanakan melewati kota Corbin. Melihat akan berakhir bisnisnya, Kolonel ini akhirnya menutup restorannya. Setelah membayar sejumlah uang, ia mendapatkan tunjangan sosial hari tuanya sebesar $105.

Dikarenakan memiliki rasa percaya diri kuat akan kualitas ayam gorengnya, Kolonel membuka usaha waralaba yang dimulai tahun 1952. Ia pergi jauh menyeberangi negara bagian ini dengan mobil dari satu restoran ke restoran lainnya, memasak sejumlah ayam untuk pemilik restoran dan karyawannya. Jika reaksi yang terlihat bagus, ia menawarkan perjanjian untuk mendapatkan pembayaran dari setiap ayam yang laku terjual.

Pada 1964, Kolonel Sanders sudah memiliki lebih dari 600 outlet waralaba untuk ayam gorengnya di seluruh Amerika dan Kanada. Pada tahun itu juga ia menjual bunga dari pembayarannya untuk perusahaan Amerika sebanyak 2 juta dolar kepada sejumlah grup investor termasuk John Y Brown Jr, (kelak menjadi Gubernur Kentucky). Pada tahun 1976, sebuah survey independen menempatkan Kolonel Sanders sebagai peringkat kedua dari deretan selebriti yang terkenal di dunia.

Di bawah pemilik baru, perusahaan Kentucky Fried Chicken tumbuh pesat yang kemudian menjadi perusahaan terbuka pada 17 Maret 1966, dan terdaftar pada New York Stock Exchange pada 16 Januari 1969. Lebih dari 3.500 waralaba dan restoran yang dimiliki perusahaan ini beroperasi hampir di seluruh dunia. Kentucky Fried Chicken menjadi anak perusahaan dari RJ Reynolds Industries, Inc. (sekarang RJR Nabisco, Inc.), semenjak Heublein Inc. diakuisisi oleh Reynolds pada tahun 1982. KFC diakuisisi pada Oktober 1986 dari RJR Nabisco Inc oleh PepsiCo Inc, seharga kurang lebih 840 juta dolar.

Pada Januari 1997, PepsiCo, Inc mengumumkan spin-off restoran cepat sajinya — KFC, Taco Bell dan Pizza Hut – menjadi perusahaan restoran independen, Tricon Global Restorans Inc. Pada Mei 2002, perusahaan ini mengumumkan persetujuan pemilik saham untuk merubah nama perusahaan menjadi Yum! Brands Inc. Perusahaan, yang dimiliki oleh A&W All-American Food Restorans, KFC, Long John Silvers, Pizza Hut dan Taco Bell restorans, adalah perusahaan restoran terbesar di dunia dalam kategori unit system dengan jumlah mendekati 32,500 di lebih dari 100 negara dan wilayah.

KFC berkembang pesat. Kini, lebih dari satu miliar ayam goreng hasil resep Kolonel ini dinikmati setiap tahunnya, bukan hanya di Amerika Utara, bahkan tersedia hampir di 80 negara di seluruh dunia. Tapi Kolonel Sanders tidak lagi bisa menyaksikannya. Pada 1980, di usia 90 tahun, ia terserang leukemia. Ia meninggal seusai melakukan perjalanan 250.000 mil dalam satu tahun kunjungannya ke restoran KFC di seluruh dunia.

source: kaskus, korannias.wordpress